3 mins read

10 Tips Freelancer Pemula Mendapatkan Klien Pertama, No. 8 Sering Dilupakan

Photo by Vlada Karpovich Pexels

Sekarang ini, tidak sedikit yang mencari pekerjaan freelance untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ada juga yang sudah menjadikan pekerjaan tersebut sebagai mata pencaharian utama.

Freelance lebih banyak diminati karena memiliki waktu pengerjaan yang lebih fleksibel dibandingkan dengan pekerjaan tetap. Anda bisa bekerja kapan pun serta dari mana pun, sehingga memungkinkan untuk memiliki hidup yang seimbang.

Lebih menariknya lagi, Anda bisa bekerja sesuai dengan kemauan dan kemampuan yang telah dikuasai, bahkan bisa menyesuaikan tarif sesuai keinginan. Namun, untuk menjadi freelancer pemula Anda harus memiliki pondasi yang kuat untuk menawarkan jasa.

Seorang freelancer akan sering terlibat dalam beragam proyek sehingga memungkinkan Anda memperluas pengetahuan dan kemampuan dalam berbagai bidang. Jika Anda masih freelance pemula, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menarik perhatian klien. Yuk, simak penjelasannya.

Tips untuk Freelance Pemula dalam Menarik Perhatian Klien

Sebagai freelance pemula tidaklah mudah untuk meyakinkan klien, Anda bisa menggunakan beberapa tips berikut ini untuk menarik perhatian klien agar tertarik menggunakan jasa yang ditawarkan, yaitu :

  1. Portofolio Menarik

Buatlah klien terkesan dengan portofolio Anda, karena portofolio yang kuat dapat menarik perhatian klien yang potensial. Portofolio adalah kunci, unggahlah pekerjaan terbaik ke akun media sosial atau web pribadi Anda.

  1. Relasi dan Hubungan

Relasi merupakan kunci dalam dunia freelance, Anda bisa bergabung dengan komunitas profesional dan menghadiri acara yang terkait dengan industri. Aktif di media sosial agar terus terhubung dengan relasi dengan profesi yang sama. Relasi dapat membantu Anda mendapatkan relasi dan pekerjaan baru.

Photo by Fauxels Pexels

  1. Selalu Konsisten

Pekerjaan freelance sangat menuntut konsistensi Anda. Untuk menjaganya, Anda perlu membuat jadwal kerja, menghitung tarif yang sesuai, serta membuat kebijakan yang konsisten terkait dengan komunikasi dan penyelesaian pekerjaan.

  1. Menentukan Keahlian Anda

Anda bisa menentukan keahlian sesuai dengan minat serta kemampuan yang Anda kuasai. Keahlian ini bisa Anda gunakan untuk menargetkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat Anda.

  1. Gunakan Platform Freelance

Banyak sekali platform freelance di internet yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan pekerjaan. Anda bisa mendaftar untuk mendapatkan informasi pekerjaan yang relevan serta mengaktifkan notifikasi pekerjaan yang sesuai keinginan.

  1. Evaluasi Proyek yang Dikerjakan

Lakukan evaluasi diri setelah menyelesaikan proyek dari klien. Apakah ada kinerja yang perlu ditingkatkan? Apakah area yang Anda kerjakan, hasilnya sudah maksimal sesuai dengan target? Apakah proyek dapat berjalan dengan baik?

  1. Upgrade Diri

Meski sudah memiliki kemampuan yang mumpuni dalam pekerjaan yang ditekuni, ada baiknya Anda selalu melakukan upgrade diri. Investasi leher ke atas sangat penting untuk meningkatkan kemampuan Anda.

Untuk melakukan upgrade diri, Anda bila mengikuti kursus online, membaca buku atau mengikuti tren yang ada. Pasalnya klien lebih menyukai freelancer yang selalu up-to-date. Ketekunan Anda dalam hal ini akan membuka peluang lebih besar lagi untuk mendapatkan pekerjaan berikutnya.

  1. Hindari Tawaran Tidak Jelas

Cermati terlebih dulu tawaran yang datang pada Anda. Sebaiknya Anda memastikan lebih dulu syarat, waktu serta pembayarannya dengan jelas sebelum menerima pekerjaan. Hindari tawaran yang kurang menguntungkan dari klien.

  1. Melakukan Cold Pitching

Cold Pitching merupakan aktivitas mengirim email atau pesan yang ditujukan pada klien untuk menawarkan jasa Anda. Kegiatan ini dapat membantu Anda dan klien untuk saling mengenal sebelum melakukan kerjasama.

  1. Manfaatkan Media Sosial

Saat ini, tidak ada perusahaan yang melewatkan peran media sosial dalam merekrut karyawannya. Baik, pencari kerja maupun perusahaan tentu akan memeriksa media sosial rekannya sebelum melakukan kerja sama.

Reputasi masih menjadi faktor yang paling bisa diandalkan dalam hal pekerjaan. Bentuklah personal branding yang prima di media sosial seperti instagram, facebook atau tiktok, sehingga klien tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Anda.

Sebagai freelancer pemula, Anda membutuhkan usaha ekstra untuk memikat perhatian klien agar mendapatkan pekerjaan. Meski demikian tidak menjadi hal yang mustahil jika Anda mulai menerapkan beberapa tips di atas.

2 thoughts on “10 Tips Freelancer Pemula Mendapatkan Klien Pertama, No. 8 Sering Dilupakan

  1. Boleh aja menerima tawaran, tapi harus dilihat juga sow-nya, kayak apa si pemberi kerjanya, siapa tahu malah ghosting aja huhu

  2. Menjadi freelance zaman sekarang, tentunya harus memiliki branding yang kuat dan menjdi salah satu nilai lebih daripada yang lainnya. Selain terus upgrade dan konsisten, memilah dan memilih pekerjaan yang dirasa bisa dilakukan dengan sebaik mungkin juga menjadi nilai plus di mata klien yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *